trip : Hongkong – Macau on a budget

Macau dan Hongkong jadi tujuan trip terakhir saya di 2015. Saya sengaja pergi ketika winter, biar bisa liat winter festival yang berupa illumination dan 3d mapping show yang diadakan di beberapa tempat wisata . Berikut sedikit catatan dari saya untuk tips n trik, biar cc / dompet gak jebol ketika trip ke Macau dan Hongkong.

Transportasi
Untuk yang punya low budget, bisa cari tiket pesawat Jakarta – Hongkong ketika promo, atau pake cara saya, beli tiket promonya ke Macau. Karena memang penerbangan ke Macau lebih murah daripada ke HongKong.

Menyebrang ke Hongkong tentunya cuma bisa naik Turbo Jet ferry. Tipsnya sebisa mungkin naik ferry ketika weekdays dan atau masih siang, karena tiket nya jauh lebih mahal ketika malam terutama weekend.
image

Di Hongkong saya lebih prefer naik tram karena murah , fixed price dan bisa liat pemandangan kota. Klo di Kowloon dan Tung Chung island sih kemana-mana naik MTR, untuk lebih hemat lagi ketika menyebrang dari Hongkong Island ke Kowloon area bisa naik Star Ferry, selain bisa liat pemandangan Victoria Harbour juga tarifnya lebih murah, namun durasinya lebih lama ya (beda 10 menit klo gak salah). Selama di Hongkong, tentunya kami pakai Octopus card untuk naik transportasi dan jajan-jajan. Untuk biaya kartu Octopus etc bisa dicek di situsnya aja ya ..

Sedangkan di macau bisa coba memaksimalkan shelter bus gratis yg disediakan hotel berbintang dan casino yang bertebaran di pulau Taipa maupun di peninsula. Biasanya beberapa hotel punya shelter bus gratis yang berhenti di hotel berbintang lainnya, dan dilanjut dengan berjalan kaki atau naik bus. Macau Peninsula relatif kecil dan tempat-tempat wisatanya biasanya bisa dihampiri dengan berjalan kaki dari hotel.

Hotel
image

Saya perhatikan semua harga di Macau jauh lebih mahal daripada di Hongkong, bahkan McDonalds aja bisa beda berapa dollar untuk menu yang sama. Untuk hotel di Macau, tarif per malam minimal 400-600ribu per orang. Tadinya saya berniat menginap di hotel yang berdekatan dengan Senado Square, tapi karena kesalahan saya gak check recheck bookingan hotelnya, terpaksa dicancel dan kami memutuskan untuk menginap di hotel berbintang, pesan kamar dengan 2 double bed via booking.com. Berhubung kami ber5 jadi harga per orang per malam sama kurang lebih sama dengan tarif per malam kami di hotel yang sebelumnya dicancel 😅

Places
image
Macau dan Hongkong punya banyak spot asik yang bisa dikunjungi secara gratis. Kecuali memang tujuannya ke Disneyland ya, itu lain hal 😀 Beberapa tempat wisata gratis di HongKong mungkin sudah banyak yang tau, seperti hang out atau menonton light show di Tsim Sha Tsui, merasakan keramaian pada malam hari di Mongkok, jalan-jalan gak jelas di daerah Central. Tempat-tempat tersebut buat saya gak terlalu menarik sih, mungkin karena terbiasa dengan hiruk pikuk ibukota. Maka ketika teman saya usul untuk pergi hiking di Dragon’s Back yang terletak di timur pulau Hongkong , saya pun setuju tanpa expektasi apa-apa. Sesampainya di lokasi saya merasa beruntung karena bisa kesini, cuaca sempurna, cerah meski dingin, maklum berhubung sudah masuk winter , cuaca beberapa hari sebelumnya mendung cenderung gerimis. Pemandangan yang ditawarkan pun sangat indah,

Hari terakhir di Hongkong saya habiskan dengan menyambangi Victoria Peak. Saya sengaja gak sekalian ke madam Tussaud maupun Peak Terrace, selain hemat juga gak minat sih ^^; Untuk mencapai Victoria Peak kita bisa menggunakan peak tram (bayar dengan menggunakan octopus card) atau bisa menggunakan bus umum.

Untuk kalian yang berminat untuk melihat real live Giant Panda tapi gak punya cukup budget untuk ke Ocean Park, bisa coba ke Giant Panda Pavilion (Seac Pai Van park) di area Coloane. Tiket masuknya hanya 10 MOP (=10HKD).

Food
image
Untuk makanan di Hongkong saya gak explore banyak. Yang pasti saya berkesempatan mencoba dim sum halal dan beberapa menu sayur yang berada di Islamic Centre, dan karena porsi besar, kami pesan beberapa menu untuk disharing sama-sama jadi lebih murah. Dekat penginapan kami di YesInn Hostel Fortress Hill, ada toko sushi take out yang harganya murah, dan karena sushi nya tipe nigiri tentunya gak lepas dari nasi ya, jadi cukup bikin perut kenyang ^^. Sedangkan sisanya saya lebih sering pesan McDonalds dan KFC, maklum cari aman karena pilihan makanan masih terbatas, dan memang KFC dan McDonalds mudah sekali ditemui sih.

Ok mungkin segitu dulu tips n trik menekan budget untuk trip ke Macau dan Hongkong, klo ada pertanyaan silakan di comment section ya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s