My travel essentials

Hmm.. saya baru sadar, belakangan postingan saya lebih banyak soal traveling. Ya apa boleh buat, gak ada ide lagi sih. Mungkin nanti akan post soal amigurumi, tapi klo gak males ya 😸
OK cukup pembukaan yang gak nyambung ini *lol*

Kalo diperhatikan bawaan saya ketika ngetrip gak pernah makan banyak space, mungkin faktor usia yang bikin saya males gendong tas berat 😸 atau karena saya termasuk yang gak mau ribet juga. Baju-baju yang dipack selalu yang berbahan kaos gak gampang lecek, celana panjang bahan katun stretch yang bisa dipadu-padankan dengan apapun, ini gak makan tempat sama sekali dan biasanya saya bawa celana panjang ini hanya 2 (kalo perginya lebih dari 1 minggu ya max 3 deh sudah dengan yang dipakai).

Untuk lebih menghemat tempat lagi saya berpikir untuk ganti SLR saya dengan MFT, untuk sementara, coba Olympus EP3 adik saya dulu, niatnya sih pengen beli Fuji x-m1 . Semoga kenclengannya cepet terisi 😸.

Meski udah berusaha supaya bawaannya seringan mungkin, ada beberapa barang yang saya wajib bawa.

Sunblock
Karena kulit saya nyebelinnya termasuk yang gampang gosong, 10 menit terpapar matahari aja langsung belang.

Lap microfiber
Saya gunakan sebagai handuk karena menyerap air lebih banyak, cepat kering plus ringkes daripada handuk linen biasa. Saya suka bawa juga tiap renang.

Obat-obatan kayak Koyo, Tolak angin, Antimo klo perlu, Counterpain 😸. Secara saya gampang masuk angin, jadi yang beginian gak boleh ketinggalan. Kecuali perginya ke kota dimana barang-barang ini masih bisa didapat dengan mudah.

Pashmina
Karena multifungsi, bisa buat alas tidur kalo dapet hostel yang sprei nya agak-agak, bisa buat nutupin muka dan leher kalo tidur di perjalanan, bisa juga sebagai sajadah ketika shalat.

Sepatu yg nyaman
Saya punya pengalaman gak enak ketika sampai di Shinjuku menggunakan night bus, pagi ketika bangun saya mendapati kaki saya bengkak karena sepatu saya bukan dibuat untuk jalan terlalu lama, plus karena jalan seharian harusnya tidurnya gak sambil duduk kali ya. Tapi Galih waktu itu gak ada masalah karena dia pakai keds. Lesson learned, mulai saat itu saya selalu pake walking atau running shoes yang cocok untuk jalan seharian.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s