India : shopping

Memang susah jadi orang Indonesia kalo jalan2 tanpa belanja, saya yg gak doyan belanja aja (finger crossed) pulang-pulang tasnya beranak. Apalagi kalo negara tujuannya yang eksotis kayak India, belanjaan kami bervariasi dari printilan kayak bindi, parfum, sabun, macam2 teh, saffron, sampai pashmina, tas, taplak meja, dan sprei hehe borong bu ibu!

Pertama kali belanja di Agra, ditawari tuk2 driver kita Mamish, untuk mampir ke toko textile. Jadi, di India ini sistemnya kayak di Jogja, toko dan restoran kerjasama dengan driver tuk2 dan taxi membawa pelanggan. Toko ini menjual pashmina Kashmir yang bikin ngiler, karena waktu itu kami belum memutuskan akan ke Kashmir atau tidak maka saya beli 1 aja pashminanya. Kali-kali nyesel hehe. Harganya sekitar 100 ribuan rupiah kalo diconvert. Huft! gak bisa kurang lagi meski udah keluarin semua jurus tawar menawar.

IMG_20150706_150059
Chitpore soap by Biswa Bangla

Malam terakhir di delhi kami belanja di Jan Path market, yang berada di dekat Jantar Mantar. Nothing special about the market itself, saya cuma beli beberapa gelang dan magnet kulkas,  tapi kemudian ketemu ibu-ibu yang buka lapak di lapangan parkir gak jauh dari pasar, dia menjual hasil kerajinan tangan seperti tas, sprei, taplak meja.

IMG_20150706_150553
lapak di parkiran Jan path market

Dengan belanjaan begini kebayang bawaan kami beratnya kayak apa. Sebenarnya sih gak begitu berat, tapi setelah kami keliling mencari KFC (harus banget KFC lol) sambil bawa belanjaan, lumayan juga tangan berasa kebas. Padahal menurut maps jarak ke KFC hanya 10 menit, tapi karena lokasi KFCnya ada di dalam gedung jadi mapsnya pun agak rancu. Dengan belanjaan plus makanan kami pulang ke hotel menggunakan tuk2. Staff hotel yang menyambut kami sampe bengong-bengong gara-gara bawaan kami ( ̄▽ ̄)

Selama 3 hari di Kashmir, kayaknya gak ada hari tanpa beli sesuatu. Ya, gimana enggak, tiap bolak balik ke ke houseboat harus naik shikara menyebrangi danau Dal yang .. banyak adek-abang-bapak jualan yang menghampiri, dari yang jual perhiasan, pashmina sampai benih tulip. Di shikara akhirnya saya beli teh saffron (Shahi Qawah) dan saffron. Sepulang dari Gulmarg mampir shalat di toko souvenir dan sukses bawa beberapa helai pashmina lol. Di jalan pulang dari Pahalgam pun kami mampir beli buah kering dan kacang untuk oleh-oleh.

IMG_20150701_174650
saffron tea

Pulang ke Jakarta, meski tas udah beranak tetap ngerasa belanjanya kurang banyak lol.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s